Archive for Islamic Poetry

BE THE JEWEL NOT JUNK!

Posted in Kanya's Quotes, Poetry (English), Quotes - English with tags , , , , , , , , , , , on July 17, 2016 by Kanya Puspokusumo

Back to HOME  –  ABOUT KANYA

IMG_20160711_093113

Advertisements

KONTEMPLASI 6

Posted in Philosophy and Education, Poetry (Indonesian) with tags , , , , , , , , , , , , , , on February 9, 2016 by Kanya Puspokusumo

Back to HOME  –  ABOUT KANYA

Jika nyawamu tak terancam,
Jika masih ada kemungkinan untuk diskusi mencari solusi dengan kepala dingin,
Jika masih ada niat dan kemungkinan saling memperbaiki diri di jalan Allah,
Lebih baik bersabarlah
dan tidak mengatakan apapun yang buruk tentang pasanganmu…
.
Cinta dalam Islam itu komitmen
Bukan hanya komitmen pada kesetiaan,
melainkan juga komitmen untuk saling melindungi, memaafkan, dan menyayangi di jalan Allah…
Dan semua komitmen itu harus dilakukan bersama-sama,
tak bisa sendirian… Continue reading

KESEMPURNAAN CINTA

Posted in Poetry (Indonesian) with tags , , , , , , , , , , , , , on January 25, 2016 by Kanya Puspokusumo

Back to HOME  –  ABOUT KANYA

Malam ini, biarkan aku bicara tentang rasa…
Tapi bukan… ini bukan tentang rasaku padamu,
melainkan tentang satu rasa yang
selalu kurapalkan dengan butiran tasbih
pada lima waktu yang disakralkan,
pun pada waktu di sepertiga malam terakhir…
.
Malam ini, biarkan aku berbicara tentang cinta…
Tapi bukan… ini bukan tentang cintamu,
melainkan tentang satu cinta yang
mengisi relung hatiku setiap waktu,
cinta yang menyungai dan mengalir tak berbatas
dan cinta yang memenuhi kalbuku hingga ruah…
. Continue reading

BUDAK MASA LALU

Posted in Philosophy and Education, Poetry (Indonesian) with tags , , , , , , , , , , , , , , , , on December 21, 2015 by Kanya Puspokusumo

Back to HOME  –  ABOUT KANYA

Ada kalanya kita terjebak masa lalu
dan menjadi budak masa lalu,
dan mengira hanya masa lalu itulah
yang mampu membahagiakan kita,
sehingga ketika Allah merenggut dan
memisahkan kita dari masa lalu,
kita pun tak malu
menangis meraung-raung
seperti anak kecil
yang kehilangan mainannya…
kita pun mungkin berusaha keras
untuk terus mengejarnya,
dan merengek pada Allah,
meminta masa lalu itu dikembalikan…
Bagaimanapun caranya.
. Continue reading

JADILAH SEBAIK-BAIK PERHIASAN

Posted in Dear Diary, Philosophy and Education, Poetry (Indonesian), Z - Miscellaneous with tags , , , , , , , , , , , , , on January 10, 2015 by Kanya Puspokusumo

Back to HOME  –  ABOUT KANYA

Bagaimana kau mengaku sedang mengejar surga,
jika kehormatan diri pun tak bisa kau jaga?
Bagaimana kau mengaku sedang mengejar surga,
sedangkan kau begitu mudah memberikan yang tak halal sebelum waktunya?
Bagaimana kau mengaku sedang mengejar surga,
jika hijabmu pun tak mampu membuatmu merasa malu
dan takut akan dosa?
Bagaimana kau mampu mengatakan dirimu seorang ibu yang baik,
jika yang kau contohkan pada anak-anakmu adalah hal-hal yang dimurkaiNYA?

Anak-anakmu tak butuh ribuan kata-kata yang kau kutip dari ayat Al Quran,
Anak-anakmu tak butuh ribuan posting kata-kata dakwah di media sosial
jika semua kata itu hanyalah kata-kata yang tak kau patuhi maknanya…
Anak-anakmu hanya perlu teladan.
Ya, mereka hanya perlu teladan Al Quran dan Hadits yang benar-benar kau lakukan dengan kesungguhan hati…

WAHAI DIRI

Posted in Poetry (Indonesian) with tags , , , , , , , , , , , on January 6, 2015 by Kanya Puspokusumo

Back to HOME  –  ABOUT KANYA

Wahai diri,
sudahkah shalatmu menjadi sebenar-benarnya penjaga dari segala kesesatan dan maksiat?

Wahai diri,
sudahkah puasamu mampu menyucikan hati dari segala hal yang dimurkaiNya?

Wahai diri,
sudahkah zakat dan sedekahmu menjadi sebenar-benarnya pembersih hartamu?

Wahai diri,
sudahkah kau tundukkan pandanganmu dari hal-hal yang tak semestinya kau lihat dan kau inginkan?

Wahai diri,
sudahkah lisanmu menjadi penyejuk bagi orang-orang di sekitarmu
dengan dakwah-dakwah yang mempertebal keimanan?
Continue reading

KISAH IBADAH

Posted in Poetry (Indonesian) with tags , , , , , , , , , , , , , , , on November 21, 2014 by Kanya Puspokusumo

Back to HOME  –  ABOUT KANYA

Aku ingin bercerita,
tentang hamba yang tak pernah lepas beribadah; terutama shalat…
berdiri dan bersujud di jelang fajar
pun berdiri dan bersujud di empat waktu lainnya.

Namun ia berdiri dan bersujud dengan ketergesaan,
dengan pikiran yang selalu berkelana pada
segala hiruk pikuk dunia.

Saat berdiri dan bersujud itu,
ia ucapkan serangkai doa
bagai seekor burung beo yang meniru setiap ucapan tuannya
tanpa makna… Continue reading

%d bloggers like this: