CERITA KATAK DALAM TEMPURUNG

Back to HOME  –  ABOUT KANYA

Jika aku melihat seekor katak sedang berdiam dalam tempurung,
maka akan kubuka saja tempurung itu.
Kubiarkan matanya sejenak silau oleh matahari,
lalu akan kuminta ia melompat dan berenang menyeberangi sungai di depan sana,
walau dengan demikian ia bisa saja mati terhanyut oleh derasnya air…
.
Tetapi setidaknya, dengan mencoba menyeberangi sungai,
si katak akan melihat bahwa dunia sebenarnya tak sesempit ruang dalam tempurung,
ia tak kan seperti orang buta yang menganggap gajah haruslah berbentuk tipis dan lebar (karena kebetulan ia memegang telinga gajah)
lalu tak mau menerima kenyataan yang menyebutkan bahwa gajah berbentuk besar dan biasanya berwarna kelabu.
.
Katak dalam tempurung itu seperti sebagian dari kita…
yang mengira bahwa dunia hanyalah rumah dan sekelilingnya saja,
yang mengira alam semesta sama pastinya dengan hitungan 1+2 = 3,
padahal alam semesta begitu kaya, sehingga mampu menambahkan 1+2 menjadi sejuta…
.
Katak dalam tempurung itu seperti sebagian dari kita…
yang selalu memilih setia pada dogma tak berdasar,
padahal dalam beberapa hal,
Allah saja selalu menyuruh kita untuk selalu berpikir dan menggali ilmu seluas-luasnya.
Berijtihad. Tak semata taklid.
.
Lagipula,
dogma itu bisa saja bukan diciptakan demi kebaikan si katak,
melainkan diciptakan si ‘tempurung’
yang punya kepentingan tak mau ditinggalkan katak…
.
Maka, jika aku menemukan seekor katak yang berdiam dalam tempurung,
akan kubuka saja tempurung itu.
Kubiarkan matanya sejenak silau oleh matahari,
lalu akan kuminta ia melompat dan berenang menyeberangi sungai di depan sana,
walau dengan demikian ia bisa saja mati terhanyut oleh derasnya air…
.
Tetapi setidaknya, dengan mencoba menyeberangi sungai,
si katak akan melihat bahwa dunia sebenarnya tak sesempit ruang dalam tempurung,
ia tak kan seperti orang buta yang menganggap gajah haruslah berbentuk tipis dan lebar (karena kebetulan ia memegang telinga gajah)
lalu tak mau menerima kenyataan yang menyebutkan bahwa gajah berbentuk besar dan biasanya berwarna kelabu.
.
Katak dalam tempurung itu seperti sebagian dari kita…
Jika ia selamat menyeberangi derasnya sungai,
maka semoga saja ia menjelma menjadi katak sejati yang lebih indah…
‪#‎KanyaPuspokusumo‬
.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: