RURUBU TOKYO – Indonesian Version

Back to HOME  –  ABOUT KANYA

Maret 2016
Menjadi penerjemah (translator) ‘buku sakti’ traveling di Tokyo ini benar-benar menjadi pengalaman yang menarik. Bukan hanya karena penerjemah sebelumnya ada yang kabur menyerah, dan penerjemah sebelumnya ada pula yang nekat menerjemahkannya memakai Google Translate dengan hasil kacau balau. Melainkan juga karena buku ini memaksa saya untuk menggabungkan berbagai ilmu sekaligus.
.
Sebenarnya buku ini Bahasa Jepangnya tidak sulit (cenderung memakai Bahasa Jepang sehari-hari), tetapi ketika ingin menerjemahkannya dengan baik, maka harus banyak sekali pengetahuan dan ilmu yang dimiliki.
Dengan kata lain, buku ini memaksa saya menggabungkan ilmu bahasa Indonesia, bahasa Inggris, bahasa Jepang, dan bahasa Prancis yang saya miliki sekaligus. Contohnya, cukup banyak istilah bahasa Prancis yang ditulis dengan katakana. Dan jika orang Jepang sudah meng-katakana-kan sebuah bahasa asing, hampir dipastikan kata itu akan berubah bunyinya, dan jika tidak mengerti bahasa Prancis, seorang penerjemah pasti tidak akan bisa membayangkan maksud kata tersebut, dan otomatis terjemahannya pun bisa jadi salah, dsb.
.

O ya, saya pun menemukan kata dari bahasa Jerman yang untungnya dekat dengan bahasa Belanda (saya mengerti bahasa Belanda). Jadi saya saat itu berhasil mengerti maksud kata tersebut.
Selain itu, saya pun harus memiliki cukup banyak pengetahuan tentang budaya Jepang, ekspresi bahasa Jepang, … dan yang sudah pasti, saya harus bisa mengingat semua pengalaman saya selama berada di Jepang, saya harus ingat setiap jalan yang pernah saya susuri, saya harus mengingat bagaimana enaknya sajian-sajian di berbagai restoran/cafe, saya harus mengingat setiap keindahan dan kesan yang saya dapatkan dari berbagai tempat di Tokyo yang pernah saya kunjungi, dsb, agar saya mampu menerjemahkannya menjadi kalimat-kalimat Bahasa Sasaran (Bsa) yang sama menariknya dengan Bahasa Sumber (Bsu). Sama sekali tidak mudah!
.
Ngomong-ngomong, Ini keduakalinya saya harus menerjemahkan buku yang sempat ‘ditinggalkan’ penerjemah sebelumnya. Alhamdulillah saya berhasil menyelesaikan keduanya. ^^
.
Ah ya… saya pun harus banyak bersyukur. Selama ini Allah telah memberi saya begitu banyak ilmu dan kesempatan menjelajah ke begitu banyak tempat di belahan dunia lain…
Banyak hal yang saya miliki dan alami yang mungkin masih menjadi mimpi bagi sebagian orang.
Maka nikmat Allah mana lagi yang kamu dustakan?
Alhamdulillah. (*˘︶˘*).。.:*♡
.
Akhir kata, mudah-mudahan buku ini bisa segera beredar di Indonesia, terutama di kalangan pelaku pariwisata. Aamiin. ^^


#KanyaPuspokusumo
#Rurubu_Tokyo_Translator
12814710_10209095184321663_5457442431518827826_n

 

Advertisements

2 Responses to “RURUBU TOKYO – Indonesian Version”

  1. Mba kalau mau pesan bukunya apakah bisa? Saya cari di Gramedia sudah tidak ada.

    Like

    • Kanya Puspokusumo Says:

      Ini penerbitnya di Jepang. Saya tidak tahu saat ini sudah diperjualbelikan di Indonesia atau belum 🙂

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: