KONTEMPLASI

Back to HOME  –  ABOUT KANYA

Dalam kehidupanku,
aku telah belajar pada hati
yang selalu mampu menautkan dirinya
pada satu cinta.
Tak berpaling.

Aku belajar pada cinta
yang menegaskan dirinya
pada satu janji.
Tak tercederai.

Aku belajar pada janji
yang mempercayakan dirinya
pada satu ikatan.
Tak terganggu.

Aku belajar pada ikatan
yang melabuhkan dirinya
pada ikhlas.
Tak ragu menerima.

Aku belajar pada ikhlas
yang menyerahkan dirinya
pada takdir
yang tertulis di Lauh Mahfuz.

Namun kadang ‘takdir’
mencoba menguji kita…
Ia pun menguji kita
dengan membisiki hati agar berpaling dari satu cinta,
membisiki cinta agar tak penuhi janji,
membisiki janji agar meninggalkan ikatan,
membisiki ikatan agar permainkan keutuhan,
dan membisiki keikhlasan agar berhenti menerima…
Lalu ketika semuanya berada diambang kehancuran,
ia pun menegaskan dengan kata-kata,
« Melawanku adalah sia-sia. Jadi sambut sajalah apapun yang kuberikan padamu. »

Untunglah,
aku pun belajar bahwa
apa yang tertulis di Lauh Mahfuz
bukanlah harga mati.
Masih ada yang bisa kita ubah
sesuai yang kita mau…
selama yang kita inginkan adalah berada di jalan lurus
menuju firdaus…

Ya,
Takdir memang dapat diubah…
yaitu dengan menetapkan keinginan-keinginan baik,
disertai doa-doa yang tak putus dipanjatkan*),
dan dengan kerasnya upaya yang bersandar pada Sang Rabb…

Dengan semua itu,
maka hati yang berpaling akan kembali pada satu cinta,
janji yang cedera akan kembali memenuhi,
seribu masalah akan semakin akan menguatkan ikatan,
bukan mencerai berainya..
keikhlasan akan berbuah kedamaian,
dan sebuah takdir yang menghancurkan pun
pada akhirnya rela berubah menjadi keajaiban yang damai….

Bagaimanapun aku percaya,
Allah menciptakan manusia untuk berupaya keras
hingga titik akhir,
lalu pasrah pada hasilnya,
bukan untuk pasrah menyerah tanpa upaya…

Dan dalam sebuah hubungan cinta,
berubahnya takdir buruk menjadi keajaiban
hanya akan diperoleh jika
ada dua orang di dalamnya
(harus dua orang, tak boleh satu!)
yang berdoa dan berupaya bersama-sama
menetapkan keinginan-keinginan baiknya
untuk berkasih sayang di jalan yang lurus
menuju firdaus….

::::Semoga kita selalu bisa begitu::::

Suntec City, 2 Maret 2014

KANYA PUSPOKUSUMO

*) sesuai sabda Rasulullah Muhammad SAW, « Tiada yang bisa mengubah takdir selain doa dan tiada yang bisa memanjangkan umur kecuali perbuatan baik » (HR. Tirmidzi)

Laisser un commentaire

Entrez vos coordonnées ci-dessous ou cliquez sur une icône pour vous connecter:

Logo WordPress.com

Vous commentez à l'aide de votre compte WordPress.com. Déconnexion / Changer )

Image Twitter

Vous commentez à l'aide de votre compte Twitter. Déconnexion / Changer )

Photo Facebook

Vous commentez à l'aide de votre compte Facebook. Déconnexion / Changer )

Photo Google+

Vous commentez à l'aide de votre compte Google+. Déconnexion / Changer )

Connexion à %s

%d blogueurs aiment cette page :