MAAFKANLAH, LALU LANJUTKAN HIDUP KITA

Back to HOME  –  ABOUT KANYA

*tulisan lama (29 Agustus 2013), tapi baru sempat saya posting di sini.
Mudah-mudahan dibalik kesedihan dan kekecewaan, tetap ada hikmah dan manfaat yang bisa diambil 🙂

———————————————————————————

Ada satu pelajaran yang sangat berharga yang saya dapatkan hari ini, yaitu: Jangan pernah mengotori hati kita dengan kebencian, karena kebencian hanya akan menyakiti diri kita sendiri.

Ya, daripada saya membencinya, saya lebih suka untuk memaafkannya. Tapi memaafkan di sini maksudnya bukan berarti saya setuju dengan perbuatan-perbuatan yang menurut saya melanggar aturan Allah lho…
Untuk hal-hal yang melanggar aturan Allah saya sampai kapanpun akan tetap dengan pendirian saya…

Memaafkan yang saya maksud di sini adalah saya berkata kepada diri saya sendiri seperti ini, “Saya tidak akan membiarkan siapapun menghancurkan kebahagiaan hati saya dengan memelihara sebuah kebencian. Saya tidak akan pernah membenci siapapun.”

Memaafkan bagi saya juga adalah obat hati. Bukan berarti saya menghapus masa lalu, atau melupakan apa yang sudah terjadi. Melainkan saya berusaha menganggap kekecewaan, rasa sakit, dan kesedihan yang saya rasakan itu sebagai pelajaran berharga, dan juga sebagai cara Allah untuk menempa saya menjadi pribadi yang sangat dicintaiNya.

Dengan keyakinan ini, secara ajaib, saya akhirnya merasa tidak ingin menangis dengan semua yang terjadi, melainkan sebaliknya, saya merasakan kebahagiaan luar biasa karena saya seolah bisa merasakan bagaimana Allah menghilangkan semua perasaan kecewa, sakit, dan sedih itu, lalu mengisi penuh-penuh hati saya dengan cintaNya…

Akhirnya, alih-alih menangis, saya tadi malah tersenyum dan mampu menuliskan semua kata-kata di BBM untuk seseorang dengan ketenangan dan kedamaian hati luar biasa….
Ya, saya merasa damai. Hari ini, alih-alih merasa marah atau menangis, saya malah mampu mendoakannya agar mendapatkan kebahagiaan yang lebih…

Kekuatan memaafkan itu memang dahsyat. Kekuatan cinta Allah memang ajaib….
Kekuatan memaafkan dan cinta Allah itu membuat saya merasa bisa tetap berlari melanjutkan kehidupan saya dan meraih berkahNya.

Bersama Allah di sisi saya, dan bersama cinta Allah di hati saya, saya yakin di depan sana ada cahaya terang yang menanti saya…. (“,)

“Oh Allah, teach me to love others just like I love myself, teach me to judge myself just like I judge others. And if I have wronged anyone, give me the courage to apologize to them immediately. And if anyone wronged me, give me the courage to forgive because You have taught me oh Allah that forgiveness is the highest level of strength and revenge is the highest level of weakness. And I ask You not to forget me in your forgiveness…”

Aamiin Yaa Rabbal Aalamiin…

Bandung, 29 Agustus 2013

***untuk seseorang yang telah kembali berani
mengoyak hati dan mengkhianati ketulusan
Namun kini aku tak kan menangis,
karena aku tahu Allah selalu menjagaku,
dan telah menyiapkan segalanya
yang jauh lebih baik…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: