« KAWANI AKU DALAM KEMATIAN »

Back to HOME  –  ABOUT KANYA

Malam ini,
Aku ingin berdiskusi denganMu tentang kematian…
Ya… kematian…
Kematian yang kutahu kini merayapi nadi sukmaku,
setitik demi setitik,
namun mesti….
Semesti perjalanan yang membawa cinta seorang hamba
pada Tuannya….

Mulanya kupandang kematian sebagai akhir yang
menyelesaikan semua awal…
Namun kemudian kusadari,
bahwa kematian tak kan pernah menjadi akhir,
karena sebenarnya ialah awal yang sesungguhnya,
awal yang mungkin hanya memiliki satu kepastian:
BAHWA IA TAK PERNAH BERAKHIR!

Lalu kesadaran itu membawaku pada satu renung yang
meresapi setiap pintai cerita yang telah terlampaui:
Kebahagiaan,
Kepasrahan,
Tawa,
Kesedihan,
Cinta,
Benci?
Amarah???

Lalu renung itu tiba-tiba membuatku terhenyak dan
membuat hatiku tak mampu mengelak lagi tuk berkata,
“Tuhan, kawani aku dalam kematian!
Karena aku tak kan sanggup memasuki awal itu tanpaMu….”

Laisser un commentaire

Entrez vos coordonnées ci-dessous ou cliquez sur une icône pour vous connecter:

Logo WordPress.com

Vous commentez à l'aide de votre compte WordPress.com. Déconnexion / Changer )

Image Twitter

Vous commentez à l'aide de votre compte Twitter. Déconnexion / Changer )

Photo Facebook

Vous commentez à l'aide de votre compte Facebook. Déconnexion / Changer )

Photo Google+

Vous commentez à l'aide de votre compte Google+. Déconnexion / Changer )

Connexion à %s

%d blogueurs aiment cette page :