DIANTARA KEPING MIMPI

Back to HOME  –  ABOUT KANYA

“Kenisbian selalu menyertai mimpi,” desisku
Sembari mencoba meyakini alur logika… lalu menghalau mimpi
Tak mau terganggu…. Beku.

Namun mimpiku kali ini sepertinya tak begitu…
Mimpimu adalah mimpiku
yang tak pernah terakui
namun pasti, sepasti detik-detik jarum jam
yang melangkah menuju menit demi menit, jam demi jam
hari demi hari
bulan?
tahun?

Sesaat ketakutan kadang menyergapku
Namun mimpi kita ternyata terlalu indah untuk ditakutkan
Dia pun kembali datang dengan senyum.

Mencoba merangkai keping-keping
Mencoba mengisi relung yang lama terabai
Murni. Tak bersyarat.
Bersandar pada kehendak Sang Rabb

Akhirnya aku pun ikut tersenyum
Terrelakan…
Bersatu dengan kepasrahan
Seraya terus berbisik (semoga kau mendengar dan mengerti),
“Aku percaya mimpi kita bukan kenisbian.
Mimpi kita adalah Tuhan yang sedang berkehendak

Mimpi kita adalah tentang kepatuhan seorang hamba pada Zat Maha Penentu,
Mimpi kita adalah tentang kesetiaan seorang hamba pada Zat Maha Tahu”
Lalu aku pun kan menunggumu walau seribu tahun karena kutahu Tuhan ingin aku begitu.
Karena kuyakin Tuhan tak kan pernah salah dengan pilihannya untukku,
Karena kuyakin Tuhan memberiku jalan menuju DIA melalui dirimu…..
Karena kuyakin bahagia hakiki kelak ada dalam dirimu…..

Tuhan tak pernah salah…..
Biarlah kumenunggu….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: